Sabtu, 24 Januari 2009

Mengapa Kita Mengalami Sakit ?

Mengapa Kita Sakit ?

Sakit merupakan kegagalan manusia menyingkirkan bahan buangan lendir/muscus dan toxin yang menghalangi fungsi-fungsi normal tubuh manusia.

Banyak sudah para ahli yang menyatakan bahwa sebagian besar penyakit di zaman modern disebabkan oleh makanan. Makanan yang kita makan sehari-hari banyak mengandung zat-zat yang berbahaya yang bisa menyebabkan kita sakit, atau melemahkan daya tahan tubuh sehingga tidak bisa menangkal virus/bakteri yang masuk ke tubuh yang juga bisa menyebabkan sakit.


Zat-zat tersebut akan menjadi toxin dan menumpuk di usus (kolon). Zat-zat tersebut juga bisa diistilahkan "kotoran tertahan". Suatu penyelidikan yang dilakukan oleh sekelompok pakar Jepang menyimpulkan bahwa jumlah kotoran tertahan yang berada di dalam seorang yang sehat, rata-rata seberat 2-6 kg.












toxin setelah dikeluarkan dari usus





toxin yang masih tertahan di usus


Menumpuknya zat-zat berbahaya di dalam tubuh mengakibatkan:

  • Gangguan pada "barisan pertahanan" pertama, yaitu sistem pencernaan, yang terdiri dari usus besar dan usus kecil

  • Gangguan "barisan pertahanan" kedua, yaitu sistem penyaringan, yang terdiri dari hati, kulit, dan ginjal.

  • Gangguan pada "barisan pertahanan" ketiga, yaitu sistem endokrin, yang terdiri dari pankreas, kelenjar adrenal, kelenjar pituitari, dan kelenjar-kelenjar penghasil hormon lainnya.

Akibat dari terganggunya "barisan pertahanan" tubuh tersebut, kita akan sakit, mulai dari yang ringan-ringan seperti sakit kepala, pegal linu, migrain, sampai penyakit yang berat-berat: seperti diabetes, gagal ginjal, stroke, kanker, tumor, dan sebagainya.


Solusi yang mudah dan efektif supaya kita senantiasa sehat dan bisa menyembuhkan berbagai penyakit tersebut adalah, sering-sering mengkonsumsi makanan organik. Sebagaimana pendapat Henry B. Beley, seorang doktor dari Amerika, "Makanan organik adalah pilihan terbaik untuk merawat penyakit dan menguatkan tubuh".

Melilea Greenfield Organic (MeGfO) adalah makanan organik kelas bintang 5 yang sudah terbukti efektif memberikan kesembuhan bagi banyak penderita penyakit-penyakit modern tersebut. Bahkan tidak hanya kesembuhan yang didapat. Orang-orang yang secara rutin mengkonsumsi MeGfO bahkan bisa mendapatkan berat badan yang lebih proporsional, wajah yang lebih halus dan cantik, sert awet muda

Hanya beberapa hari (2-7 hari) setelah kita mengkonsumsi MeGfO, toxin / kotoran tertahan akan dikeluarkan dari dalam usus kita dalam jumlah besar. Inilah proses awal dari penyembuhan tubuh kita

Cara Efektif Melenyapkan Toksin dari Tubuh

Cara Efektif Melenyapkan Toksin Dari Tubuh

Mohon maaf, di bagian ini Anda akan melihat gambar-gambar yang menjijikkan

Inilah toksin yang mendekam di tubuh Anda selama bertahun-tahun





setelah mengkonsumsi Greenfield Melilea, toksin akan digelontor keluar dari usus Anda.

Ini adalah fase awal penyembuhan dari berbagai penyakit yang Anda derita











Toksin yang keluar (setelah menkonsumsi Greenfield Melilea)

bisa mencapai panjang 8 meter, dengan berat 2-6 kg











Hati-hati ! jangan sampai termakan anjing/kucing peliharaan Anda.

Anjing/kucing bisa mati setelah memakan toksin tersebut.




Bahkan anak umur 4 tahun ini,
sudah menyimpan toksin dalam tubuhnya.






Banyak promosi dari produk lain menjanjikan detoksifikasi setelah menggunakan produk tersebut. Tetapi apa buktinya?

Fakta membuktikan, 100% pengguna MeGfO mengalami detoksifikasi paling lama 7 hari setelah mengkonsumsi MeGfO. Gambar-gambar di atas adalah sebagian kecil buktinya.


Sekilas tentang Toksin

Dari kebiasaan cara makan, tubuh manusia akan mengaktifkan suatu proses yang diketahui sebagai metabolisme untuk menyediakan darah baru dan sel-sel baru. Apaba kita menelan makanan melalui kerongkongan, makanan tersebut akan dicerna oleh perut dan usus kecil. Bagian yang mengandung zat-zat yang bermanfaat akan tetap berada dalam tubuh, sementara sisa-sisanya akan dibuang.

Sebagian sisa-sisa makanan tidak dapat melalui dinding-dinding perut dan usus sehingga hal tersebut menjadikan keadaan sama dengan dengan endapan kotoran di bagian dalam pipa air. Sisa-sia makanan tersebut akan tetap berada dalam tubuh kita, dan ditambah lagi dengan adanya lipatan yang berlainan ukuran pada dinding usus. Sisa-sisa makanan tersebut akan menjadi kotoran yang tersumbat di dalam usus.

Jika kotoran dibiarkan di situ terlalu lama, maka akan terjadi proses fermentasi yang berlebihan, sehingga bakteri kompleks akan menjadi berlipat ganda di dalam usus dan akan mengeluarkan unsur-unsur bertoksin. Bakteri kompleks akan bekerja lagi lebih giat tanpa kita sadari. Akbiatnya tubuh kita akan menderita berbagai penyakit dan rasa tidak nyaman yang tidak diketahui penyebabnya.

Pencemaran udara dan air juga menyebabkan berbagai masalah. Asap cerobong dari pabrik, asap kanlpot dari kendaraan bermotor, gas masak serta air pipa berklorin akan menambah kandungan toksin di dalam tubuh kita. Demikian juga kebiasaan merokok dan minum-minuman keras.


Toksin pada tubuh merupakan penyebab timbulnya penyakit pada manusia. Jenis-jenis penyakit yang dialami ditentukan oleh kerusakan yang disbabkan oleh toksin tersebut.

(Henry B. Bieler)


Apalagi bila ditambah dengan rasa khawatir dan berbagai emosi negatif, seperti terkejut, benci, marah, dengki, dan sebagainya, kelenjar akan menghasilkan hormon-hormon dan fermentasi yang menjadikan tubuh kita lebih tegang. Menurut statistik, 70% dari masalah-masalah penyakit kanker disebabkan oleh ketegangan.

Sebagian sisa makanan bertoksin ini akan dibuang melalui ginjal, usus, dan rahim atau dikeluarkan melalui keringat. Namun masih terdapat banyak unsur bertoksin yang tertinggal serta melekat kuat pada sel, organ tubuh, kelenjar, urat nadi, pembuluh vena, dan beredar dalam darah. Unsur-unsur bertoksin tersebut tidak mudah untuk dibuang.

Para dokter berpendapat bahwa penyebab utama timbulnya penyakit adalah unsur bertoksin yang tertumpuk, bukan kuman asing yang berbahaya. Bakteri dan pathogen hanya akan mempengaruhi kita apabila terlalu banyak kotoran di dalam tubuh kita yang menyebabkan kita lemah dan tidak berdaya untuk melawannya.


Bagaimana dengan Anda?

Apakah Anda biarkan saja racun mendekam di tubuh Anda, dan pelan-pelan menggerogoti kesehatan Anda ?


Klik Video Colon Cleansing ..disini


Bookmark and Share




Faktor Utama Penyebab Penyakit

Apakah Faktor Utama Penyebab Penyakit ?

Sebagian besar penyakit disebabkan oleh toksin yang terkandung dalam tubuh manusia

Bagaimanakah toksin mulai menumpuk di dalam tubuh manusia ?

  1. Makanan sehari-hari yang mengandung bahan-bahan pewangi, bahan pengawet, racun binatang perusak (pestisida), antibiotik dan pupuk kimia.
  2. Kurang memakan sayur-sayuran dan buah-buahan
  3. Penggunaan obat-obatan yang berbahaya
  4. Cara memasak yang tidak benar
  5. Ramuan yang berbahaya
  6. Kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik seperti merokok, meminum minuman keras dan minum kopi yang berlebihan.

Seandainya toksin berada di dalam sistem pendarahan tubuh manusia,bagaimanakan toksin tersebut dapat membahayakan tubuh manusia?

Kandungan toksin di dalam tubuh manusia dalam jangka waktu yang lama dapat memusnahkan tiga sistem pembersihan toksin utama:

  1. Sistem penyaringan hati dan ginjal
  2. Sistem pencernaan
  3. Sistem endokrin-kelenjar pituitari, kelenjar adrenal, kelenjar gondok,

Sistem dalam tubuh manusia biasanya bekerja keras untuk melawan dan membersihkan toksin dalam tubuh. Hasilnya, secara otomatis sistem penyaringan tersebut memperlihatkan beberapa tanda penyakit.

Makanan Organik untuk penyembuhan Alami


Makanan Organik untuk penyembuhan Alami

Penyembuhan alami bagaimanapun berkaitan dengan makanan organic. Makanan organic terdiri dari unsur-unsur penghilang toksin yang ampuh dan dapat merangsang serta mempercepat fungsi penyembuhan tubuh secara alami.

Tubuh anda akan mengalami 4 (empat) proses positif regenerasi internal.


1. Reaksi makanan organik pada system tubuh anda

Gizi pada makanan organic akan meningkatakan pertukaran zat dalam tubuh anda, yang menghasilkan beberapa reaksi :

a. Meningkatkan pemulihan kerusakan mental

b. Meningkatkan kesehatan jasmani

c. Mengurangi kecendrungan kelelahan

d. Wajah terlihat lebih berseri/bercahaya

e. Menambah sifat kejantanan

f. Anda mungkin akan merasa lemah dan mengalami pusing untuk sementara;

hal tersebut disebabkan oleh anda mulai menjadi lebih waspada dan tidak memerlukan tidur yang terlalu banyak-sehingga anda tidak akan merasa lemah sama sekali.

2. Penghilang Toksin akan mempunyai dampak

Hal tersebut berdasarkan filsafat penyembuhan alami bahwa manusia akan menjadi tidak sehat disebakan oleh toksin. Saat ini, setiap orang menjadi cendrung makan dan minum apa saja yang disukai. Makanan yang dicerna mungkin mengandung banyak tambahan zat kimia. Walaupun pada waktu usus kosong, tidak semua toksin dapat dikeluarkan tubuh.Tekanan yang berkepanjangan, pengambilan obat-obatan dan pengobatan yang berlebihan merupakan salah satu penyebab dan sumber penumpukan toksin di dalam tubuh. Toksin-toksin tersebut merupakan sumber utama dari berbagai penyakit didalam tubuh. Bila kita ingin bebas dari penyakit, kita harus menghilangkan toksin-toksin tersebut dari tubuh kita.

3. Kemungkinan timbul rasa sakit pada badan

Gizi pada makanan organic dan bahan-bahan penghilang toksin akan memperlancar peredaran darah serta merangsang proses pemulihan badan secara alami. Namun, hal tersebut dapat menyebabkan bagian tubuh yang lemah akan merasakan beberapa bentuk rasa sakit atau menambah rasa nyeri yang sudah ada sebelumnya. Namun, hal tersebut bersifat sementara dan akan menghilang dalam waktu beberapa hari.

4. Pemulihan sel-sel tubuh pada tahap tidak aktif

Kandungan gizi dan unsur penghilang toksin yang berasal dari makanan organic sangat manjur. Hal tersebut akan merangsang penyembuhan alami dalam tubuh. Pada waktu proses berjalan, tubuh anda akan diatur dan anda akan mengalami rasa kantuk dan lemah namun rasa tersebut akan menghilang sedikit demi sedikit.

Manfaat Sayuran Organik

FAKTA BARU PANGAN ORGANIK

Unggul Kandungan Mineral, Protein dan Bebas Karsinogen


Gaya hidup sehat dengan cara kembali ke alam sedang menjadi trend baru sebagian masyarakat kita. Kini bahan pangan organik mulai diminati banyak orang. Memang relatif lebih mahal, namun sebanding dengan manfaat yang didapat. Apalagi fakta penelitian terbaru menunjukan keunggulan nutrisi dari bahan pangan organik.
Saat ini kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat mulai meningkat. Pola makan tinggi lemak, tinggi kalori dan rendah serat mulai ditinggalkan. Supermarket yang menjual bahan pangan organik mulai laris diserbu pembeli. Gejala positif yang perlu digalakan lebih luas, karena hanya sebagian kecil saja masyarakat kita yang sadar akan pola makan sehat. Diperlukan pengetahuan dan kesadaran diri yang baik untuk merubah gaya hidup.

Sayuran Buruk Rupa
Kepada penulis, Prof.Dr.Ir.Ali Khomsan,MS, ahli gizi IPB, mendefinisikan bahan pangan organik adalah semua bahan pangan yang berasal dari organisme hidup. Organik sendiri mengacu kesesuatu yang mengandung karbon, seharusnya semua bahan pangan yang mengandung unsur karbon disebut organik. Termasuk bahan pakan yang ditanam dengan pupuk kimia dan mengandung pestisida. Tetapi masyarakat taunya kalau istilah organik berarti bahan pangan yang dibudidayakan secara organik, tanpa petisida atau pupuk buatan.
Pemerintah Amerika Serikat sebagai pelopornya bahan pangan organik menetapkan setandar, bahwa yang disebut organik adalah bahan pangan yang 100% organik atau setidaknya 95% diproduksi tanpa pupuk kimia, insektisida, herbisida, antibiotik, hormon pertumbuhan, radiasi untuk sterilisasi dan hewan yang dimodifikasi genetik.
Bahan pangan organik dibudidayakan menggunakan teknologi alami. Kesuburan tanah dipertahankan dengan pupuk alam, seperti kompos dan pupuk kandang. Dengan pemupukan alami dan tanpa insektisida, populasi cacing tanah meningkat, tanah jadi kaya akan nitrogen sehingga subur secara alami. Untuk menanggulangi hama, bisa selang-seling setiap jenis tanamannya sehingga serangan hama tanaman tertentu bisa di putus mata rantainya. Penyemprotan juga dilakukan menggunakan anti hama dari alam.
Budidaya secara alami akan menghasilkan bahan pangan tergolong tidak menarik dari sisi permormance. Seperti yang diutarakan Ali Khomsan, “Bahan pangan organik, terutama sayuran memang mempunyai performance yang tidak menarik. Banyak yang berlubang dimakan ulat dan serangga. Namun dari kualitas cita rasa, pangan organik memang lebih baik.” Sekarang konsumen berhak memilih. Membeli bahan pangan konvensional dengan harga murah namun mengandung residu bahan kimia atau sayuran berpenampilan buruk, mahal tetapi aman bagi kesehatan.

Unggul Dalam Nutrisi
Bahan pangan organik tertentu seperti sayuran dan buah, kandungan mineral lebih baik dibandingkan bahan pangan konvesional. Seperti penuturan Ali Khomsan, beberapa penelitian menunjukan sayuran seperti kubis, selada dan tomat kandungan mineral kalsium, pospor dan magnesium jauh lebih tinggi dibandungkan dengan sayuran anorganik. Seperti tomat organik, kandungan kalsiumnya 23 mg sedangkan yang bukan hanya 5 mg. Dari sisi cita rasa, bahan pangan organik juga lebih lezat. Sayuran dan buah organik lebih renyah, lebih manis dan tahan lama. Sedangkan yang bukan, kandungan airnya tinggi, sehingga rasanya kurang manis dan lebih cepat busuk. Sebuah laboratorium independent di Amerika mempunyai fakta berbeda. Penelitian terhadap tepung terigu hasil pertanian organik mengandung 24 % lebih tinggi dibandingkan terigu yang ditanam secara konvensional.
Selain unggul dari sisi nutrisi juga cita rasa, bahan pangan organik juga bebas residu pestisida dan bahan kimia berbahaya. Secara tidak kita sadari, zat ini akan tertimbun terus menerus di dalam tubuh kita. Jangka panjangnya, akan meningkatkan risiko kanker dalam tubuh karena zat tersebut bersifat karsingen penyebab kanker. Lebih baik mencegah dengan beralih ke bahan pangan organik dari pada kita harus membayar lebih mahal untuk biaya kesehatan akibat sakit yang ditimbulkan. Karenanya, gaya hidub back to nature merupakan solusi tepat bagi Anda yang mau hidup sehat.

"Saat ini makanan organik yang berpredikat bintang lima adalah melilea"

Apa Makanan Organik itu?

Apa Makanan Organik itu?

Perkataan 'organik' sebenarnya bermaksud 'berasal dari tanah'. Singkatnya, membawa arti 'asli',alami, tidak tercemar dan lain-lain',yaitu sifat-sifat produk pertanian yang dapat digunakan setiap hari. Beberapa contoh produk organik termasuk sayur-sayuran, vitamin, pasta gigi, sabun, sabun cuci dan lain sebagainya.

Bapak teori organik, Dr.Henry Chang, menyatakan bahwa "makanan organik" berarti seluruh produk pertanian yang bebas dari pupuk kimia, bahan kimia atau bahan tambahan sejak permulaan, yaitu seluruhnya alami. Beberapa contoh cara-cara bertani tersebut termasuk membajak tanah secara tradisional, menggunakan pupuk alami atau tanah yang memang subur, atau memasukkan cacing ke dalam tanah untuk menggemburkan tanah melalui kegiatan penggalian lubang yang alami. Hal ini menyebabkan tanah dioksidasikan, sehingga meminimalkan pencemaran tanah, udara, dan air di kawasan tanah tersebut. Walaupun pupuk-pupuk kimia dapat membantu pertumbuhan, meningkatkan produktivitas tanah dan selanjutnya memberikan hasil yang lebih baik, namun hasil tersebut hanya indah dipandang tanpa banyak manfaat. Produk-produk hasil pertanian bahan kimia tersebut, mungkin banyak mengandung air yang mempengaruhi rasa asli sayur-sayuran atau kualitas makanan tumbuh-tumbuhan itu.

Peternakan hewan secara organik juga dimulai dengan pemberian makanan organik. Makanan-makanan tersebut bebas dari hormon pertumbuhan, dan hewan ternak juga tidak perlu disuntik dengan hormon tambahan lain. Misalnya jika sapi penghasil susu diternak di padang rumput organik, maka susu dan daging yang dihasilkan juga dikategorikan sebagai produk organik. Siapa saja yang pernah memakan daging ayam "kampung" tentu saja berpendapat bahwa daging ayam tersebut lebih sedap dibandingkan dengan daging ayam yang berasal dari peternakan komersil.

Oleh karena itu, Dr.Henry Chang yakin bahwa umur manusia dapat mencapai 100 tahun, tetapi sebagian besar manusia tidak dapat berumur panjang karena makanan mereka mengandung terlalu banyak bahan kimia. Hal ini mempengaruhi fungsi-fungsi sistem kekebalan mereka, sehingga mengakibatkan tekanan darah tinggi, kanker darah(leukimia) serta penyakit-penyakit masa kini lainnya. Pada dasarnya banyak negara di dunia telah setuju untuk menuju ke arah mencipta sebuah "bumi organik". Jika makanan organik menjadi popular di seluruh dunia, sehingga dapat mengubah kebiasaan makan dan minum kita, maka tujuan ideal "hidup sehat", panjang umur memang bukan hanya impian.

Manfaat beberapa jenis bahan pangan organik untuk kesehatan:

* Alpukat: baik untuk menjaga pertumbuhan dan kesehatan sel.
* Bawang putih: antikolesterol dan penuaan dini.
* Bawang merah: membantu pencegahan kanker perut.
* Bayam: baik untuk kesehatan otak dan kesehatan penglihatan.
* Buah berry: mencegah infeksi pada prostat dan saluran kencing.
* Brokoli: membantu tubuh membuang bahan-bahan bersifat karsinogen.
* Kol: bermanfaat bagi pencegahan kanker usus, perut dan payudara

* Tomat: membantu pencegahan kanker rahim, pankreas dan usus.
* Wortel: mencegah penuaan dini.

Manfaat makanan organik

* Bekerja membersihkan darah.
* Membuang racun yang menumpuk dalam sel.
* Membantu regenerasi sel-sel baru.
* Menjaga keseimbangan kadar asam basa tanpa obat-obatan, vitamin atau pun suplemen tambahan.

Kelebihan makanan organik

* Memiliki kandungan gizi yang lebih baik. Makanan organik rata-rata mempunyai kandungan vitamin C, mineral, serta phytonutrients (bahan dalam tanaman yang dapat melawan kanker) yang lebih tinggi ketimbang bahan pangan konvensional.
* Makanan organik lebih tahan lama hingga tidak mudah basi.
* Menghemat proses produksi dan mengurangi tingkat kerusakan lingkungan.

Bahaya makanan non organik

a. Efek unsur dan pestisida yang terkandung dalam makanan:

* Menyebabkan gangguan kesadaran (cognitive dysfunction) seperti sulit mengeja, membaca, menulis, membedakan warna, termasuk berbicara.
* Memperbesar risiko terhadap gangguan fisik otak.
* Salah satu penyebab kanker payudara.
* Berpotensi menyebabkan masalah pada produksi sperma.

b. Ancaman pestisida bagi manusiaan.

* Mengancam generasi penerus. Anak-anak berpotensi terkena lebih banyak pestisida daripada orang dewasa.
* Pencemaran air tanah.
* Boros energi, banyak energi yang dibutuhkan untuk memproduksi pupuk kimia daripada untuk mengolah dan memanen tanaman.

Tips mengonsumsi makanan Organik

* Pilihlah sayuran, buah-buahan atau daging yang memang telah meiliki label yang jelas dan resmi.
* Cucilah sayur atau buah organik dengan air yang mengalir ( keran) beberapa kali, agar sayuran terhindar dari telur ulat.
* Rebuslah sayuran dengan suhu panas yang cukup. Sehingga dapat mematikan telur atau bakteri yang menempel.

(berbagai sumber)***



Bookmark and Share